Istilah-istilah Dalam Drone yang Harus Anda Ketahui

Sebelumnya saya sudah membahas artikel tentang Penjelasan Lengkap Pengertian Drone. Jika anda sudah membacanya berarti sudah tahu lebih mengenai Drone. Namun bagi anda yang belum membacanya saya akan menjelaskan sedikit pengertian tentang Drone. Drone sederhananya adalah sebuah alat yang dapat terbang yang digunakan untuk berbagai tujuan tertentu. Drone sendiri terbang dengan dikendalikan melalui Remote dan memiliki jarak tertentu dalam penerbanganya.

Nah, dalam setiap dunia apapun pasti terdapat istilah-istilah yang sering digunakan di dalamnya, tak terkecuali dalam Dunia Drone. Dalam Dunia Drone terdapat banyak istilah-stilah yang harus diketahui bagi yang ingin betul mendalami tentang Drone. Istilah Drone sendiri meliputi komponen Drone hingga teknik-teknik yang digunakan ketika menerbangkan Drone.

Istilah-istilah Dalam Drone yang Harus Anda Ketahui Pilot Pemula

Langsung saja berikut Istilah-istilah dalam dunia Drone yang perlu anda ketahui jika anda masih pemula dalam Dunia Drone.

Berdasarkan Alfabet A-Z:

A

3 Axis : adalah sensor titik sumbu Drone, yang berarti jika 3 Axis drone memiliki tiga titik sumbu pergerakan yaitu ke depan, kekiri keanan, dan berputar atau pada sumbu x , y , z atau sering disebut gerakan Pitch , Roll, Yaw.

Attitude : Mode ini juga disebut mode auto-level. Contoh singkatnya jika stik kembali ke tengah maka quadcopter juga akan menstabilkan diri dengan melakukan auto-leveling.

Aileron : Maksudnya sama dengan stik sebelah kanan, berkaitan dengan pengendalian roll / bergerak ke kanan / kiri.

Auto Exposure Brackting (AEB) : fitur dari camera yang memungkinkan memotret dengan perbedaan exposure yaitu gelap , terang, correct / benar

B

Bank turn : Pergerakan memutar baik searah ataupun berlawanan arah jarum jam. Dicapai dengan kombinasi roll dan yaw.

Brust shooting : fitur camera yang memungkinkan camera untuk memtoret lebih dari satu kali foto yang dihitung dalam per detik seperti 6/s , artinya 6 frame yang bisa diambil dalam satu detik

C

Calibatrion Compass : adalah prosedur untuk keamanan setiap drone, prosedurnya memiliki cara masing masing, tujuannya untuk mendapatkan posisi yang benar sehingga drone bisa menyamakan pergerakan dari RC dan menjalankan perintah dengan benar seperti perintah RTH dll

D

E

Elevator: adalah istilah untuk mengerakan stik ke depan dan kebelang atau sama dengan pitch contol bisa juga disebut elevator adalah gerakan melakukan test maju ke depan dan ke belakang

Electronic Speed Controller (ESC) : alat yang digunakan untuk pengatur kecpatan, gas dari drone tesebut.

F

First Person View (FPV) : adalah sudut pandang kamera drone. FPV membuat pengendali dapat melihat apa yang dilihat kamera drone saat terbang. Umumnya si pengendali melihat melalui gadget seperti smartphone atau tablet yang biasanya melalui Aplikasi.

Field Of View (FOV) : sudut pandang dari camera drone, berapa luaskah dan dihitung dalam derajat contoh FOV 94 derajat artinya lensa camera bisa mencover sekitar 94 derajat

Funnel turn : Hampir mirip Bank turn dengan kemiringan lebih tajam.

Figure 8 : Pergerakan drone di udara dengan arah atau pola mirip angka 8.

G

Gimbal : adalah alat yang berada pada kamera untuk menstabilkan kamera guna menghasilkan gambar / video yang stabil tanpa terpengaruh oleh kemiringan dan manuver drone.

GPS : Singkatan Global Positioning System yang membantu drone menentukan lokasi, lock keteinggian, mode otomatis kembali, dan sebagainya yang berhubungan dengan lokasi drone.

GPS Hold : Menahan drone / quadcopter tetap atau kembali ke posisinya sesuai sensor GPS. Quadcopter juga akan melakukan auto-leveling.

H

Hover / Hovering : yang artinya Melayang, yaitu pergerakan drone pada saat terbang di udara pada ketinggian rata-rata. Dicapai dengan mengendalikan throttle.

I

ISO : tingkat sensifitas dari sensor yang diukur dengan ISO 100 – 3200 tergantung dengan jenis drone dan cameranya

Inertial Measurement Unit (IMU) : adalah otak dari drone itu yang memungkinkan drone menerima perintah dari RC dan diteruskan untuk mengerjakan perintah tersebut atau bisa juga disebut prosesor dari drone.

J



K

L

Line of site : atau dalam bahasa Indonesia memiliki arti jarak pandang yang dalam konteks ini yaitu jarak pandang antara pengendali dengan drone selama penerbangan.

Landing skid : Pijakan atau kaki – kaki drone pada saat landing atau turun di atas tanah

Lunching Pad : ladasan drone untuk terbang seperti landasan helicopter tetapi bentuknya kecil

M

Multirotor : adalah rotor atau dinamo penggerak dari motor yang jumlahnya multi atau lebih dari satu yang biasa dipakai untuk mengerakan drone itu sendiri

N

O

 

P

Pilot : tentu saja adalah orang yang mengendarai atau mengendalikan Drone dari jarak jauh

Pitch : gerakan drone untuk maju dan mundur, pergerakanya bisa dengan memajukan stik ke depan dan ke belakang sesuai dengan setting-an RC.

Propeller : baling baling yang digunakan untuk memberikan daya angkat pada drone, pengendali arah, dan penyeimbang, jumlah dari propeller sendiri bervariasi ada yang jumlahnya 2, 3, 4, 8 dan seteterusnya

Q

 

R

Remote Control (RC) : alat yang dipakai untuk mengendalikan drone dari jarak jauh, biasanya RC ini dipasangkan dengan device seperti smartpone, tablet, komputer yang dipakai untuk FPV melalui camera drone dan memantau pergerakannya dari jarak jauh.

Return to Home (RTH) : adalah fitur drone yang memungkinkan drone kembali ke lokasi yang telah di setting dari awal.

Ready to fly (RTF): posisi dimana drone sudah siap untuk diterbangkan
 
Rotor : dinamo pengerak dari propeller dan jumlahnya tergantung dari jenis drone itu sendiri, banyaknya rotor tergantung dari besar kecilnya drone.
Roll : gerakan drone untuk ke kanan atau ke kiri pergerakannya bisa dengan mengerakan elevator pada RC ke kanan dan ke kiri.

S

Satelite : jumlah satelit yang terlihat pada device pengotrol yang jumlahnya menunjukan berapa satelit yang melakukan kuncian pada drone yang berhubungan dengan system GPS

Safety Procedure : prosedur aman yang biasa dilakukan sewaktu menerbangkan drone.

Shock Absorber : peredam getaran yang dipasang pada drone untuk membantu memberikan keseimbagan camera sehingga teteap lurus dan stabil, tidak semuanya drone memiliki  ini tetapi didalam gimbal sudah ada fungsi ini.

Shutter speed : kecepatan yang bisa digunakan untuk memotret dan mengambil video

T



Trim : tombol atau dial yang dipakai untuk menyeimbangkan dan menjaga kestabilan drone, biasa dipakai pada heli RC sedangkan di drone sudah diatur oleh IMU yang melakukan checking sehingga drone tetap stabil diudara.

Throttle : pengendali dari motor / rotor dari drone tersebut bisa juga disebut stik, biasa kita menyebutnya throttle down artinya drone diarahkan kebawah dan naik menggunakan throttle up (arahkan stik ketas)

U

Unmanned Aerial Vehicle (UAV) : adalah pesawat yang diterbagkan tanpa awak atau unmanned, yang dimaksud adalah Drone.

V

Vision Positioning System (VPS) : adalah sistem sensor untuk mengukur ketinggian atau posisi dari drone tersebut

W

X

 

Y

YAW : gerakan drone untuk berputar dari kiri atau dari kanan dan pergerakannya juga dikendalikan dengan RC yang sama gerakannya dengan roll tetapi beda stik.

Z

Nah bagaimana apakah anda sudah memahami sedikit tentang istilah-istilah dalam Drone?. Sebenarnya mungkin masih ada istilah drone lainya. Namun hanya itu informasi yang saya dapatkan. Apabila anda menemukan istilah drone lainya, anda bisa menulisnya di kolom komentar dan akan langsung saya tambahkan. Semoga dapat bermanfaat.

istilah drone rthistilah yang ada di quadcopteristilah2 dalam drone
Istilah-istilah Dalam Drone yang Harus Anda Ketahui | admin | 4.5